Ashadi Pengusaha Mebel yang Beralih Tekuni Bisnis Hiasan Kaligrafi

Ashadi Pengusaha Mebel yang Beralih Tekuni Bisnis Hiasan Kaligrafi

10 Jul 2021
Profil Pengusaha

Gayakumedia.com - Bicara Kota Wali tentu tak lepas dari khazanah seni Islami yang bisa dijadikan oleh-oleh para pengunjung, yakni kerajinan kaligrafi Demak. 

Populernya kaligrafi Demak rupanya juga dilirik salah satu pengusaha mebel yang mendiami kota tersebut. Adalah Ashadi (60), yang memilih meninggalkan usahanya semula lantaran kaligrafi dirasa lebih menjanjikan. 

"Sudah enam tahun ini pindah ke kaligrafi, mebel susah waktu itu. Kaligrafi juga sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT mengingat usia semakin tua," katanya kepada Gayakumedia.com Jumat (09/07/2021).

Usahanya pun kian berkembang pesat, enam tahun menjalankan usahanya itu, kini Dia sudah memiliki 9 karyawan yang turut membesarkan usahanya. 

Pesanan dari pelbagai daerah pun turut berdatangan, entah itu dari lokal maupun luar daerah seperti Pontianak, Merauke, Ambon, Kupang. 

"Ada juga Tasikmalaya, itu yang paling laris Tasikmalaya," imbuhnya.

Harganya pun beragam, mulai dari Rp 2.000.000 hingga Rp 2.500.000 tergantung tingkat kerumitan dan jenis bahan pembuatan. 

"Biasanya yang paling laris Surat Yasin, kadang juga kaligrafi bentuk tokoh wayang Semar," katanya. 

Namun Ashadi tak menampik, sejak pandemi Covid-19 juga berdampak bagi usahanya dengan penurunan omset hingga 40 % lebih. 

Dari yang awalnya setiap bulan suplai kaligrafi mencapai 60 hingga 70 buah kini hanya di kitaran angka 16 hingga 17 buah. 

Ashadi berharap, meski di tengah pandemi usahanya tetep bertahan. Minimal bisa beroperasi hingga penjualannya kembali semula. (Iqbal / ros, zaim)