Bandara Ngloram dan Bandara Jenderal Sudirman Batal Layani Pemudik

Bandara Ngloram dan Bandara Jenderal Sudirman Batal Layani Pemudik

07 Apr 2021
Politik

Gayakumedia.com - Dua bandara baru di Jateng, yakni Bandara Ngloram (Blora) dan Bandara Jenderal Sudirman (Purbalingga), dipastikan batal melayani pemudik pada lebaran nanti. Larangan mudik Lebaran yang ditetapkan pemerintah menjadi penyebabnya.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengutarakan, sebenarnya dua bandara baru di Jateng itu, disiapkan untuk melayani pemudik tahun ini. Namun karena ada kebijakan larangan mudik, maka hal itu tidak dapat dilaksanakan.

"Sebenarnya waktu itu rencananya memang dipakai untuk mudik. Tapi karena keputusan tidak mudik, ya sudah pembangunannya diteruskan saja," ujarnya, Selasa (6/4/2021).

Dia menambahkan, progres pembangunan dua bandara sudah berjalan bagus. Dua-duanya sudah dilakukan uji coba pendaratan pesawat, dan berhasil. "Kemarin di Bandara Jenderal Sudirman, Citilink sudah mendarat. Pendaratannya bagus. Dari fisibilitasnya dan teknisnya, keduanya sudah diuji coba, dan dua-duanya bagus," katanya.

Bahkan untuk Bandara Ngloram, Ganjar mengaku sudah mencoba sendiri mendarat di sana. Menurutnya, semua oke dan sudah sesuai. "Yang Bandara Jenderal Sudirman saya belum coba. Beberapa waktu lalu sudah ada jadwal bareng Pak Menhub mendarat di Purbalingga. Tapi karena jadwalnya tertunda, mungkin dalam waktu dekat ini saya akan ngecek di Purbalingga bareng Pak Menhub," terangnya.

Dikatakannya, sebenarnya masyarakat sudah menantikan dapat menggunakan bandara-bandara itu, sebagai alternatif transportasi. Dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah setempat juga sangat tinggi.

"Bandara Jenderal Sudirman, misalnya. Itu awalnya Bupati Banyumas yang punya semangat. Kemudian kerja sama antara Bupati Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Kebumen, Banjarnegara dan lainnya terbentuk, dan semuanya bareng-bareng sepakat. Semangat dari kawan-kawan di daerah sangat bagus, semuanya support," jelasnya.

Dari sisi pembangunannya, dua bandara itu telah menyelesaikan landasan pacu. Sementara bangunan supporting lain, masih belum selesai. "Waktu itu rencananya dipakai pada mudik ini. Kalau jadi terminal dan sebagainya, kan bisa dipakai darurat. Intinya kami sudah komunikasi dengan Kemenhub dan menyiapkan, apakah kita jadi pakai Lebaran atau tidak. Tapi, rasa-rasanya belum dipakai," ungkapnya. (ros/ zaim)