Didukung Dinas Ketahanan Pangan Jateng, Gagasan Pendirian BUMP di Cilacap

Didukung Dinas Ketahanan Pangan Jateng, Gagasan Pendirian BUMP di Cilacap

18 Nov 2021
Bisnis

Gayakumedia.com - “Terima kasih karena pemerintah sudah mendukung kami, kita nggamau pamer dari 16 agustus kita berdiri dengan modal 200 juta sudah bisa bertransaksi hampir 2 miliar,” tutur Sukardi dalam peluncuran Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT Wijaya Kusuma Pangan Mandiri di Sistem Resi Gudang, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Rabu (17/11'2021) kemarin. 

BUMP PT Wijaya Kusuma Pangan Mandiri ini merupakan gagasan dari Dinas Ketahanan Pangan Pemerintah Provinsi Jateng. “Petani kita maksimalkan bergabung dengan badan usaha yang jelas dan diakui pemerintah, inilah hasilnya,” ujarnya.

Hasil yang dimaksud oleh Sukardi tak lain adalah nilai omzet yang telah mencapai milyaran. Selain itu, sejak didirikan pada 16 Agustus lalu hingga kini, setidaknya ada seribu petani yang dibina.

Senada disampaikan oleh petani. Mereka merasa diuntungkan dengan keberadaan BUMP. Sebab, gabah dibeli dengan harga tinggi saat panen raya. Selisihnya Rp 300 rupiah jika dibeli oleh tengkulak. “Terus untuk bantuan benih, dibantu BUMP harganya pun tidak mahal, terus pupuk juga disiapin dari BUMP,” ujar Edi Kuswanto, petani asal Desa Bojong, Cilacap.

Gubernur Ganjar Pranowo yang hadir dalam peluncuran BUMP, mengatakan, keuntungan yang disampaikan oleh petani dan pengelola BUMP tersebut bukan satu-satunya. Seiring berjalannya, petani juga akan mendapat keuntungan jika menjadi pemegang saham.

“Sehingga petani desainnya akan mendapatkan dua keuntungan. Keuntungan pertama menjual produknya sudah untung, kedua pada saat akhir tahun mereka rapat umum pemegang saham,” tuturnya didampingi Bupati Cilacap Tatto Suwarto beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Cilacap. (ros/ zaim)