Mestinya, Teknologi Informasi Dorong Lahirnya Generasi Berkualitas

Mestinya, Teknologi Informasi Dorong Lahirnya Generasi Berkualitas

14 Nov 2021
Opini

ERA TEKNOLOGI informasi yang sangat canggih, yang antara lain bermanfaat bagi cepatnya seseorang mengakses informasi, menjadi salah satu hal positif perkembangan teknologi yang harus disyukuri.

Teknologi informasi ini kemudian “mengilhami” hadirnya berbagai media sosial (medsos) dengan beragam platform, memudahkan satu sama lain berbagi kabar dan infomasi. Namun apakah semua kabar dan informasi yang dibagi itu bermanfaat atau tidak, itulah yang menjadi pertanyaan.

Sebab, diakui atau tidak, fakta menunjukkan, banyak sekali kabar dan informasi kurang penting –untuk tidak mengatakan sebagai informasi sampah- menjejali berbagai media sosial yang banyak diakses  masyarakat.

Dampaknya, perkembangan teknologi informasi berikut perkembangan medsos, justru menjadi munculnya tantangan (kendala) dalam penumbuhan tradisi membaca dan literasi, khususnya bagi pelajar. Belum lagi merebaknya game online, yang sangat menyita perhatian mereka.

Seorang pelajar, semestinya membaca buku-buku dan informasi lain yang bermanfaat untuk peningkatan wawasan dan intelektualitas mereka. Namun alih-alih membaca buku, ketertarikan terhadap buku pun kini sudah tertaklukkan oleh kegemaran bermain medsos melalui gawai yang senantiasa berada di genggaman. Belum lagi bermain game yang menjadi kegemaran banyak pelajar, dan itu bisa dilakukan berjam-jam lamanya tanpa mengenal waktu.

Perlu Diarahkan

Tidak ada yang salah dengan perkembangan teknologi informasi. Plus minus terhadap berbagai hal yang ada di dunia, menjadi sesuatu yang niscaya. Maka, kembali kepada siapa yang menggunakannya.

Perkembangan medsos yang mengiringi perkembangan teknologi informasi di kini, satu sisi bisa membuat orang ‘’lupa diri’’ dan ‘’lupa waktu’’, terlebih jika sudah kecanduan game online. Maka perlu kesadaran untuk menata diri dan diarahkan ke hal yang lebih baik nan memberi manfaat bagi peningkatan keilmuan dan pendewasaan diri.

Dengan kata lain, perlu menyikapi secara arif dan bijak dalam menggunakan perangkat teknologi informasi, sehingga perkembangan teknologi informasi yang ada tidak menjadi bumerang, tetapi mampu dipergunakan untuk pendewasaan, peningkatan kapasitas serta kualitas diri. (redaksi)