Pentingnya Menjaga Lisan (3 – Habis)

Pentingnya Menjaga Lisan (3 – Habis)

19 Mar 2021
Kalam

Gayakumedia.com - Untuk menjaga lisan kita supaya tidak berbicara sia-sia, atau bahkan membicarakan hal-hal yang dilarang Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka harus memperbanyak berzikir kepada Allah secara terus menerus (dawam).

Tasbih, tahmid, dan takzim. Ada penggabungan antara ucapan tasbih, tahmid, dan takzim yang bisa kita baca dan kita ulang-ulang dalam banyak kesempatan. Yakni, Subhanaallahi wa bihamdihi subhaanallaahil-adhimi.

Tentang zikir, Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ada dua kalimat yang ringan di lidah, tetapi berat di timbangan dan dicintai Allah Yang Maha Pemurah, yaitu subhaanallaahi wa bihamdihi subhaanallaahiI-adhimi (Mahasuci Allah dan segala pujian untuk-Nya;  Mahasuci Allah Yang Maha Agung).” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Tahlil, tauhid dan tahmid. Terkait hal ini, Rasulullah bersabda: “Barang siapa membaca Laa Ilaaha illallahu wahdahu laa syariikalah, IahuI-mulku, wa Iahul hamdu wa huwa  ‘ala kulli syai’in qadir. (tiada sesembahan kecuali Allah, dan tidak ada sekutu bagi-Nya dan bagi-Nyalah segala kerajaan dan bagi-Nya segala pujian dan Dia berkuasa atas segala sesuatu) 100 kali dalam sehari, niscaya dia mendapatkan pahala seperti membebaskan 10 budak, ditulis baginya 100 kebaikan, dihapuskan 100 kejelekannya, dan dia akan terjaga dari setan sejak bacaan ini diucapkan hingga sore hari.” (HR Al-Bukhari, Muslim, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir. Keempat ucapan ini bisa kita baca sendiri-sendiri, bisa pula dibaca sekaligus atau dibuat suatu rangkaian zikir. Dan tidak masalah pula kita memulainya dari mana.

Rasulullah bersabda: “Kata-kata yang paling Allah cintai ada empat: Subhanaallah, waI-hamdulillaah, wa Iaa ilaha illallah, wallaahu akbar. Dengan kata manapun engkau memulainya, tidak masalah.” (HR Muslim )

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, bahwa Baginda Nabi bersabda: “Inilah kata-kata terbaik setelah al-Quran, dan keempatnya adalah bagian dari al-Quran. Dengan yang mana pun kamu memulainya, tidak masalah: Subhanallaah, al-hamdulillaah, Iaa ilaha illallaah, dan allaahu akbar.” (Abi Zaim, dari berbagai sumber)