Petugas Program PK Diminta Dilengkapi dengan Identitas

Petugas Program PK Diminta Dilengkapi dengan Identitas

03 Apr 2021
Politik

Gayakumedia.com - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Jateng, siap melakukan program Pendataan Keluarga (PK) tahun 2021. Ada sebanyak 11,4 juta keluarga akan dicatat dalam program PK yang dilakukan serentak secara nasional itu.

Kepala Perwakilan BKKBN Jateng, Widwiono, menyampaikan, PK dilakukan lima tahun sekali di seluruh Indonesia, untuk mendata semua keluarga. "Di Jateng ada sekitar 11,4 juta keluarga. Itu semua (akan) kita data," katanya saat mendampingi Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, melakukan PK di Sekayu, Kota Semarang, Kamis (1/4/2021) lalu.

Menurutnya, selain untuk mencari data keluarga, data yang dihasilkan juga bisa bermanfaat untuk kantor dinas lain yang membutuhkan. Mengingat, data itu berdasar dari 53 pertanyaan saat PK dilakukan. "Setelah data tertabulasi, bisa dipergunakan semua kantor dinas lain yang membutuhkan," ujarnya.

Namun, lanjutnya, berbeda dengan sensus penduduk, PK ini fokusnya pada keluarga, tentang informasi keluarga. “Tingkat validasi datanya, bisa dipertanggungjawabkan. Sebab, petugas BKKBN mendata keluarga by name by address,” ungkapnya.

Widwiono menyebutkan, di Jateng akan ada  sekitar 8.600 petugas PK yang  dikerahkan, untuk melaksanakan tugas pendataan di 35 kabupaten/ kota. Sebelumnya, mereka telah menjalani pelatihan sejak satu bulan lalu.  

Ganjar Pranowo, menilai, pendataan yang dilakukan kepada keluarga, adalah untuk mencatat data keluarga yang terkini (update). "Harapannya, ini akan menjadi big data yang baik," tuturnya. “Petugas pendataan harus dilengkapi identitas, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan di kalangan warga,” lanjutnya. (ros/ zaim)