Pranoto, Jadikan Hobi Beternak Ayam dan Budidaya Ikan sebagai Sumber Penghasilan

Pranoto, Jadikan Hobi Beternak Ayam dan Budidaya Ikan sebagai Sumber Penghasilan

30 Dec 2020
Inspirasi

Gayakumedia.com - Menghasilkan penghasilan (uang) dari hobi, adalah pekerjaan yang paling menyenangkan. Lantaran berangkat dari hobi, maka dalam menjalaninya pun sangat nyaman dan enjoy.

Itulah yang dilakukan Pranoto, warga Desa Mlatiharjo, Kecamatan Gajah, Demak, Jawa Tengah. Yang menjadikan hobinya beternak ayam dan budidaya ikan sebagai sumber penghasilan.

Beternak ayam dan budidaya ikan ini, adalah usaha sampingan yang ditekuni, di luar mengelola lahan pertanian (sawah), yang diakuinya telah "mengalami penyusutan".

"Lahan sawah saya kian sempit, lantaran sebagian terpaksa saya jual untuk memenuhi kebutuhan keluarga," katanya.

Lantaran sebagian sawahnya sudah dijual, mau tidak mau ia pun harus memeras otak dan memcari cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

"Kalau mengandalkan penghasilan dari sawah, belum cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga, apalagi saat pandemi Covid - 19  seperti saat ini," ujarnya.

Dia mengutarakan, panenan padi harganya murah, terlebih bawang merah, harga jualnya juga kurang memuaskan. "November lalu, petani hanya bisa menikmati harga jual bawang merah sebesar Rp. 5.000 per kilogram," keluhnya.

Beruntung, sebelum pandemi Covid - 19 melanda, Pranoto telah memulai usaha sampingan yang kini telah berkembanga. "Saya memulai usaha sampingan sejak 2018 lalu," terangnya.

Ia memulai usahanya dengan budidaya lele. Hasilnya, menurut penuturannya, lumayan untuk tambah uang belanja sehari-hari. "Berikutnya saya mencoba budidaya ikan nila, tombro, juga ikan kuthuk (ikan gabus).

Dari hari ke hari, usaha Pranoto semakin berkembang. Dia kemudian mencoba beternak ayam, mulai dari ayam kampung, ayam birma dan ayam pelung. Indukan ayam pelung, ungkapnya, lumayan mahal.

Modal awal beternak ayam pelung adalah 2 ekor betina dan 2 ekor jago seharga Rp 5 juta. “Hampir 2 tahun beternak ayam pelung, alhamdulillah hasilnya sudah kelihatan. Modal juga sudah nutup," terangnya.

Bisnis beternak ayam pelung ini dinilainya cukup bagus, karena itu bukan ayam aduan, melainkan untuk lomba keindahan suara dan bodi.

"Belum lama ini ayam saya juara IV pada sebuah perlombaan dan langsung dibeli teman seharga Rp. 5 juta. Di Ciamis, bahkan pernah ada ayam pelung yang juara I langsung laku Rp. 30 juta,” tuturnya. (zaim/ros)