Puasa Tak Hanya Diwajibkan bagi Umat Muhammad

Puasa Tak Hanya Diwajibkan bagi Umat Muhammad

16 Apr 2021
Kalam

Gayakumedia.com – Puasa, tidak hanya dilakukan saat Ramadan. Ramadan ini puasa yang diwajibkan. Tetapi ada puasa-puasa di waktu-waktu dan hari tertentu. Ada shiyam al-dahr (puasa setahun), puasa Dawud, puasa Arafah, dan lainnya.

Namun selain puasa Ramadan, itu disunahkan. Sedang Ramadan, diwajibkan agar “la’allakum tattaquun”, yakni agar kita menjadi orang yang bertakwa.

Demikian disampaikan KH Muhammad Ulul Ilmi dalam Siraman Islami Sejuta Ulama pada Jum’at (16/4/2021), yang mengusung tema “Hikmah dan Manfaat Berpuasa”, yang disiarkan langsung di Channel Gayaku TV (Graha Gayaku Group).

Puasa sendiri, tidak hanya diwajibkan kepada umat Muhammad, tetapi juga disyari’atkan kepada umat-umat sebelum Nabi Muhammad, seperti Nabi Musa, Nabi Idris, Nabi Nuh, bahkan Nabi Adam juga diperintah untuk berpuasa.

Di antara manfaat orang berpuasa, supaya kita bisa mengambil hikmah, bagaimana rasanya orang berpuasa. Sehari tidak makan dan tidak minum. Kita bisa i’tibar, bagaimana orang miskin mengalami kurang makan. Dengan begitu, kita akan memiliki rasa belas kasihan.

Maka dengan berpuasa Ramadan, KH Muhammad Ulul Ilmi mengajak untuk meningkatkan amal kebaikan, agar mendapat rida Allah. “Jika kita mendapat rida Allah, kita pasti akan hidup bahagia. Pasti semuanya akan nikmat, baik di dunia maupun akhirat,” terangnya.

Terkait bagaimana pentingnya rida Allah, maka para salafus shalihin selalu mengajari kita: Ilahii Anta maqshuudi, wa ridlaa-ka mathluubi …” (ros/ zaim)

Selengkapnya Siraman Islami Sejuta Ulama edisi ini silakan klik: https://www.youtube.com/watch?v=G2VRbzVwPQ4&feature=youtu.be