Rif'an Hamim: Kerja Keras dan Sabar Menjalankan Usaha

Rif'an Hamim: Kerja Keras dan Sabar Menjalankan Usaha

09 Dec 2020
Profil Pengusaha

Gayakumedia.com - Bangunan itu cukup luas, di lengkapi dengan area parker kendaraan yang luas pula. Sedang bangunannya, didominasi dari bahan-bahan dari bambu, dengan arsitektur yang apik dan membuat nyaman dan betah berlama-lama.

Rumah Makan Kampung Sawah Segeran. Ya, rumah makan yang satu ini, saat ini menjadi salah satu yang popular di Kabupaten Kudus dan sekitarnya. Tak heran, jika rumah makan yang berada di Gang 31 RT 07 RW V, Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kudus ini selalu ramai oleh pengunjung.

Adalah Rif’an Hamim (47), sang pemilih rumah makan, yang mendirikan rumah makan tersebut bersama Muthmainnah, istrinya, pada 2011 lalu. ‘’Sebelumnya di dekat musala, lalu pindah ke sini,’’ terangnya kepada Gayakumedia.com saat ditemui pada pekan pertama Desember. 

Kendati saat ini rumah makan yang didirikannya sekarang sudah cukup populer, namun Pak Hamim –sapaan akrabnya- mengaku tak meraihnya begitu saja, melainkan dengan kerja keras dan usaha yang tak pernah putus.

‘’Usaha rumah makan ini tidak langsung sukses. Sekitar lima bulan berdiri dan mendapatkan chef professional, baru bisa berjalan dan ada pemasukan,’’ ujar ayah dari Erina Wahidatun Nisa, Berliana Dwi Febriani, Adinda Ferin Rezqi Kamilia dan M. Arba’atarrizqi Ramadhan itu.

Berkat kerja keras dan doa  yang tak pernah putus itu, rumah makan yang dikelola Pak Hamim yang mulanya hanya berkapasitas 120 orang, kini sudah bisa menampung hingga 700 pengunjung.

‘’Sedari awal hingga tahun ketiga, kami hanya punya sembilan karyawan. Alhamdulillah, saat ini sudah ada 40 karyawan,’’ ungkap Pak Hamim yang berkeyakinan bahwa selain kerja keras dan senantiasa berdoa, dalam menjalankan usaha juga mesti senantiasa bersabar.

Dan Pak Hamim yang sebelumnya menjalankan usaha baja ringan dan menggarap proyek hingga Merauke, Puncak Jaya Wijaya, Timika, Sorong, Tarakan, Tanjung Selor dan beberapa kota di Sulawesi Selatan itu, kini telah menangguk sukses dari buah kesabarannya menjalankan usaha bersama sang istri. (zaim, ros)