Sejarah Berdiri UKM Teater 28

Sejarah Berdiri UKM Teater 28

28 Jun 2022
Politik

Proses perintisan UKM Teater 28 diawali dengan kegiatan perkuliahan Sanggar
Sastra kisaran tahun 1989. Dalam pengenalan teater secara khusus dijalinlah
kerjasama dengan Teater Ambang Wuruk Tasikmalaya yang dibantu oleh Ati.
Kemudian dibantuklah kelompok eksternal yang disebut kelompok Sanggar
Sastra. Agustus tahun 1989 dilakukan kunjungan menonton pementasan di Taman
Ismail Marzuki. Rombongan terdiri atas 43 Mahasiswa dan 2 dosen (Jojo
Nuryanto dan Titin Setiartin) yang dipandu oleh Kang Permadi dan Kang Soni
Farid Maulana. Berkat keduanya diperkenalkanlah dengan Mas Willy (W.S. Rendra), Ken Zuraida (istri Mas Willy), keluarga Bengkel Teater Rendra di Cipayung Jakarta (Agustus 1989). Dilanjutkan dengan bersilaturahmi dan diajak berkeliling melihat area Bengkel Teater serta melakukan garapan pementasan
bersama (spontanitas), diskusi, dikenalkan dengan Adi Kurdi (wartawan) dan
 disuguhi pertunjukan musik oleh Iwan Fals. Pesan inti ketika berdialog berempat
 (W.S Rendra, jojo Nuryanto, Soni F.M, dan Permadi), W.S Rendra Berpesan
“Kampus itu harus memiliki teater”.
Motivasi lainnya adalah, pada tanggal 10-14 Oktober 1990 dilakukan kunjungan
 ke IKIP Bandung untuk memenuhi undangan Lokakarya Teater Kampus Se-
Indonesia yang diwakili oleh Jojo Nuryanto (Perwakilan Dosen) dan Neneng Sri Mulyani (perwakilan mahasiswa) Sepulang dari lokakarya dilakukan rundingan dan disepakatilah pendirian teater kampus sementara nama teater tersebut
terinspirasi dari suatu papan Sumpah Pemuda yang ditancapkan di kampus,
memaknai Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 maka diberilah nama Teater 28 dan
diusulkan sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa yang selang beberapa bulan
kemudian diterbitkanlah SK UKM Teater 28 sebagai salah satu UKM seni di Universitas Siliwangi.