Tentang Kartini dan Motto Hidupnya

Tentang Kartini dan Motto Hidupnya

21 Mar 2021
Inspirasi

KETOKOHAN RA Kartini sebagai pribadi yang pejuang emansipasi yang kritis dan peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya, tidak ada yang meragukan. Banyak peneliti, penulis dan jurnalis yang mengupas ketokohannya dari berbagai sisi.

Bahkan, tak hanya di dari sisi feminisme dan gerakan emansipasi Kartini “dipotret”, tetapi juga dari sisi lain, seperti perjuangannya terhadap akses pendidikan bagi kaum hawa, bagaimana agar agama tidak menjadi penyebab perselisihan dan perpecahan, melainkan sebagai pemersatu umat, juga dari sisi perannya dalam mendorong popularitas kerajinan ukir Jepara di Eropa.

Namun kiranya, belum begitu banyak yang memahami, apa motto hidup Kartini, adik kandung RMP Sosrokartono itu.

Dalam buku “Feminisme dan Nasionalisme: Surat-surat Kartini kepada Stella Zeehandelaar 1899 – 1903” (2004), disebutkan motto hidup Kartini melalui surat yang dikirim kepada sahabanya itu tertanggal 13 Januari 1900.

“Kamu tahu motto hidupku? ‘Aku mau’. Dan dua kata sederhana ini telah membawaku melewati gemunung kesulitan,” tegas Kartini kepada sahabatnya melalui surat yang dikirimnya.

Dia melanjutkan, “Aku tidak mampu menyerah. ‘Aku mau!’ mendaki gunung itu. Aku tipe orang yang penuh harapan, penuh semangat. Stella, jagailah selalu api itu! Jangan biarkan dia padam. Buatlah aku selalu bergelora, biarkan aku bersinar, kumohon. Jangan biarkan aku terlepas.”

Dan motto hidup itulah, yang menjadikan Kartini menjadi sosok yang memberikan manfaat yang demikian besar bagi bangsa ini, dan ia menjadi inspirasi bagi bagi banyak rakyat di negeri ini, khususnya kaum perempuan. (ros/ zaim)