Ustaz M Sya’roni Asnawi Kupas Soal Harta Terpuji dan Tercela

Ustaz M Sya’roni Asnawi Kupas Soal Harta Terpuji dan Tercela

02 Apr 2021
Kalam

Gayakumedia.com – Harta yang diberikan oleh Allah, adalah titipan. Manusia diberi titipan harta, tergantung mau dimanfaatkan untuk apa. Harta ibarat dua sisi mata pisau. Satu sisi bisa manfaat, juga bisa mudarat.

Demikian disampaikan Ustaz M Sya’roni Asnawi S.Pd.I dalam “Siraman Islami Sejuta Ulama” pada Jum’at (2/4/2021) yang mengusung tema “Harta Terpuji dan Tercela”.  

Rasulullah Muhammad bersabda: bahwa setiap umat itu diberi fitnah atau mendapat cobaan fitnah) dari Allah. Dan fitnah umat ini adalah harta benda.

Disebutkan, bahwa sebaik-baik harta itu adalah untuk laki-laki (seseorang) yang baik juga. “Harta yang baik di tangan orang yang baik pula, maka akan menjadi kebaikan yang sangat luar biasa,” terang Ustaz M Sya’roni Asnawi S.Pd.I.

Dikatakannya pula, bahwa dalam setiap harta yang kita miliki, ada “milik orang lain” yang harus dikeluarkan melalui zakat. “Maka miliki orang lain itu harus ditasarufkan kepada yang berhak,” jelasnya.

Untuk itu, ketika memiliki harta, pergunakan untuk sesuatu yang wajib seperti menafkahi keluarga dan zakat. “Setelah menasarufkan harta pada hal wajib, maka harta harus ditasarufkan untuk hal sunah, seperti sedekah, membantu pembangunan masjid, dan lainnya,” ungkapnya.

Tuntutan lain bagi orang yang memiliki harta, yaitu bersifat zuhud. “Dengan sifat (zuhud) ini, maka orang yang memiliki harta hatinya tidak diperbudak oleh harta yang dimilikinya,” tuturnya.

Bagaimana agar harta kita bisa berkah atau menjadi harta yang  terpuji? Yang bisa mendekatkan kita kepada Allah, bukan sebaliknya menjauhkan dari-Nya. “Untuk itu, yang harus dilakukan antara lain harus memperbanyak istighfar, bertakwa kepada Allah, lalu bertawakkal kepada Allah, senantiasa bersyukur dan tak lupa bersedekah,” katanya. (ros/ zaim)

Selengkapnya terkait tema Siraman Islami Sejuta Ulama ini, silakan klik: https://www.youtube.com/watch?v=3xo2L1V2yc4&feature=youtu.be