VCS, Komunitas Vespa Tertua di Semarang

VCS, Komunitas Vespa Tertua di Semarang

22 Aug 2021
Life Style

Gayakumedia.com – Untuk mempererat silaturahim antarpemotor, tidak sedikit yang kemudian mendirikan klub-klub motor. Biasanya klub motor tersebut didirikan sesuai dengan kesamaan merek motor yang dipunyai.

Di Kota Semarang, misalnya. Ada satu klub motor yang  cukup tua, yang telah ada sejak 16 Mei 1982, yakni Vespa Club Semarang (VCS).

"VCS ini sudah ada sejak 16 Mei 1982. Sejak berdiri, bahkan sudah tercatat di Ikatan Motor Indonesia (IMI). IMI sendiri berada di bawah naungan pemerintahan, jadi VCS ini tergolong klub motor resmi," terang Sukasmante, ketua VCS, saat ditemui di warungnya Jl Atmodirono No 7A, Semarang Selatan, Ahad (22/8/2021).

Tidak hanya menjadi klub motor tertua di Semarang, namun VCS dinilai masuk dalam urutan klub motor tertua di Indonesia. "VCS termasuk klub tertua di Indonesia, kalau nggak salah VCS urutan 12, dari klub motor resmi di Indonesia," jelas pria berusia 50 tahun itu.

Mante -sapaan akrab Sukasmante – menambahkan, VCS adalah klub vespa pertama di Kota Semarang. Namun seiring berjalannya waktu, banyak aliran vespa yang kemudian juga mendirikan klub vespa sendiri.

"Dulu Semarang hanya punya satu klub vespa saja, yakni VCS. Namun seiring berjalannya waktu, banyak yang mendirikan komunitas vespa sendiri, dengan alasan ingin independen, mereka tidak suka birokrasi. Sementara di sini kan ada aturannya, seperti harus mempunyai KTA, menaati tata tertib lalu lintas atau aturan negara," ujar lelaki paruh baya yang pernah touring Jawa-Bali-Sumatera itu.

Lebih lanjut Mante mengemukakan, pengguna vespa terdapat banyak aliran, mulai dari vespa standard, racing dan klasik. "Sedang di VCS, mayoritas vespa standard. Artinya harus sesuai aturan main dari kepolisian. Seperti ada surat-surat asal usul pemilik motornya, meskipun kadang karena tergolong motor tua, mungkin suratnya ada yang hilang atau bagaimana, tetap saya minta surat motor harus ada. Kemudian dia bayar pajak atau tidak, dan harus tertib di jalan," paparnya.

Menurutnya, aturan-aturan itu di latarbelakangi oleh motto VCS sendiri, yakni Ing Margi Nuladani. "Maksud dari motto ini adalah, kalau bisa klub motor VCS ini bisa memberi contoh di jalan, seperti tertib dalam berkendara," paparnya.

Kini jumlah anggota yang aktif di VCS sekira 25 orang, dengan latar belakang dan umur yang beragam. Karena termasuk klub motor tertua di Semarang, ada dari anggota yang sudah meninggal. "Jumlah anggota aktif sekira 25 orang. Paling muda anak Sekolah Menengah Atas (SMA), paling tua umur 60 an," ungkapnya.

Sedang kegiatan rutin VCS, yaitu kumpul di area Air Mancur Jl Pahlawan Kota Semarang setiap Jumat malam, mulai pukul 21.30 WIB. "Untuk even tahunan biasanya ada event memeringati hari ulang tahun VCS. Selain itu, terkadang melakukan bakti sosial, ada juga netred kegiatan kumpul kangen bersama klub vespa dari kota-kota lain," terangnya.

Mante pun menilai, satu hal membedakan klub vespa dengan klub motor lain, yaitu terletak dari persaudaraannya. "Anak-anak vespa itu persaudaraannya luar biasa. Lihat saja saat di jalan, misal ada orang vespa motornya mogok, pasti dibantuin. Tidak hanya sesama klub vespa, juga terhadap klub motor yang lain," ujarnya. (iqbal/ zaim)